http://xevyex.blogspot.com Let's We Know... »» (?)
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

BERLAGU RESAH DAN PILU

Senja yang bakal pergi
Menggamit malam yang sedang menanti
Perlahan lahan ku labuhkan rindu ini
Di dermaga hatimu yang hangat menanti

SAJAK RINDU

Gemercik gema
Entah...?
Terlalu banyak goresan
Semilir yang membawa debu,
mungkin mengabarkan rindu

Atau...?
Pucuk ranting usang
Lumat di giling waktu
Sembari kulipat harap
Ku simpan, di sela nada

Bukan puisi yang membuatku
gila kata
Senyum itu tak luruh di genggam
waktu

By : dewi embun

PENYESALAN YANG PILU

Dalam heningnya malam yang syahdu
Gairah hidupkupun hilang merindu
Sejuta penyesalan penuhi ruang hampaku
Selimuti pekat ruang kalbuku
Membuat aku semakin pilu..

Kini hatiku semakin pilu
Karena asa yang terganggu
Jauh dari dasar hatiku
Lewat torehan hati yang pilu
Kucurahkan jeritan hati ini
Kulayangkan kata maaf padamu
Sebagai tanda keseriusanku.

BUKALAH PINTU MAAF

KARYA: HUDA M ELMATSANI

Bukalah pintu maaf untuk embunku
agar ku dapat mengusir kebekuan di kelopakmu
menceritakan kesejukan pagi yang dititipkan mentari
dalam bias cahayaku. Bukalah pintu maaf untuk langitku
agar ku dapat menggiring awan untuk memayungimu
mengirimkan kedamaian yang dititipkan barisan merpati
dalam paruh nafasku.

Bukalah pintu maaf untuk senjaku
agar ku dapat hilangkan bimbang dan cemasmu
merias paras soremu lewat selendang jingga ditiup angin
memelukmu rapat hangat menghabiskan rasa ingin.

Bukalah pintu maaf untuk kelamku
agar tiada mimpi buruk hanya ada malam indah untukmu
menyalakan unggun membakar melupakan kenangan lara
menggantinya dengan pelukan membara.

Bukalah pintu maaf untuk gerimisku
agar aku menjadi airmatamu, menitikkan kasih di hatimu
menghapus goresan pedih di dinding hati
menggantinya dengan garisgaris pelangi.

"DIALISIS POLIMERISASI", Karya Wira Setianagara

Untukmu, masa lalu.....
Sudah lama rasanya hatiku diselubungi namamu.
Aku rasa cukup, kepadamu cintaku tak lagi berdegub.
Kamu tak perlu tahu bagaimana kabarku.
Sebab aku masih menaruh belas kasihan padamu,
Perempuan yang pernah ada di hati dan semua karyaku.
Tka tega aku melihat akhirnya kamu kehilangan,
Meratapi perasaan yang berpindah tanpa perlahan.
Deras menuju hati yang jelas-jelas bukan kamu.


Untukmu, sekarangku....
Sudah lama rasanya aku tidak jatuh cinta.
Debar bahagia aku siap menyambutnya.
Patah hati pun aku terima, yang penting hatiku kini bukan lagi tentang dia.

Telah aku bersihkan debu-debu usang yang yang merekat di dinding hatiku.
Menghanguskan sisa ruang yang pernah dia tempati,
Menyiapkan singgasana untuk satu permaisuri.
Iya, satu saja...
Aku tak begitu pandai bersiasat untuk berbagi tempat,
Sehingga melupakan adalah hal yang begitu berat.
Namun dibandingkan cintaku,
Semesta pun terlalu ringan bila aku telah menaruh perasaan.

Sebelum semuanya terlampau jauh dan di hatimu aku benar-benar jatuh.
Aku mohon siapkan otot wajah mu terutama bagian pipi.
Sebab tertawa bersamaku bisa jadi begitu lama,
dan sungguh aku tak ingin lesung pipimu mati.
Maaf jika aku begitu lancang ingin melahap bola matamu,
juga mengoleksi setiap cemberutmu.
Sungguh  kamu begitu menggemaskan,
buatku semakin percaya kemampuan ciptaan Tuhan.

Pundak dan telingaku, miliki dan pergunakan sepuasmu.
terutama saat kebingungan melanda,
Ia akan tetap menenangkan mu dengan setia.
Aku serahkan pelukan sebagai hadiah asalkan hatimu tak lagi dirundung resah.
Jangan ragu untuk meminta tolong,
kelak aku juga akan merepotkanmu.
Sejatinya cinta ada ditiap terpuruk,
pada setiap cobaan kita akan saling menguatkan.
Jangan takut apalagi meragu, disampingmu kini ada aku.


Untukmu, cinta itu....
Izinkan aku mematenkan rindu,
memeluk dalam komitmen agar nyata segala kangen.
Menyanjungmu dalam perhatian,
melepas lelah mereda masalah.
Begitu lemah aku menerima derita sendirian,
dan aku butuh tempat untuk berbagi kebahagiaan.
Masa-masa sulit akan kita serap bersama.

Aku, kamu....
meriwayatkan kisah menandai masa lalu telah sirna.
Kita adalah rahasia,
dimana orang-orang akan terus bertanya kenapa kita bisa begitu bahagia.

Sejauh mungkin aku ingin pergi,
Namun dihatimu langkahku telah terkunci.

Untukmu, Kekasihku....
Titik dua bintang,
tetaplah menjadi tempat berpulang.....

DIALISIS POLIMERISASI, karya WIRA SETIANAGARA

TERUNTUK KAMU

Untuk kamu calon pemilik hatiku,
di sini aku berdoa untuk kebaikanmu
meski aku belum tahu siapa kamu,
bagaimana rupamu, di mana kamu,  sedang apa kamu.
Di sini hanya doa yang dapat kupanjatkan untuk kebaikanmu.

Izinkan aku mencintaimu dalam ketidaktahuan.
Izinkan aku menyembunyikan segala rasa dalam diam, layaknya Fatimah Az-Zahra yang menjaga cinta Ali dalam diam hingga setan pun tak tahu.

Hatiku tak pernah lelah memendam rindu sendiri, setia menanti kedatanganmu.
Meski harus berkelahi dengan waktu, aku akan terus menahan rasa yang bersarang dihati,
sampai waktu itu datang menyapaku dengan salam penuh kehangatan..

ELEGI HEMOSTASIS

Terkadang tangis tidak selalu mengurai luka
Ia juga mengisyaratkan bahagia dalam derai air mata.

Seperti saat ini
kala kau hadir ditengah-tengah sepi.

menegaskan bila tak bisa melupakanmu
bukan berarti aku tidak bisa menemukan cinta yang baru.

Sebab rindu ini bagai pualam
Aku membiasakan ia tergesek beragam rasa agar berkilau tak seragam.

agar hati tak menjadi jeruji
tanpa warna yang bergantian menghiasi.

Cinta ... Hadir mu ada menyajikan suatu karunia
Ya ... Aku jatuh cinta
Kelip bintang dan terang bulan terasa biasa.

entahlah . . .
mungkin meraka kalah meriah oleh hatiku yang kian merekah.

melangkah keluar dari parumu yang menghimpit sesak
menyapu debu-debu masa lalu yang menyangkut di sudut riak.

mendorongnya hinga kerongkongan
membersihkan sisa janjimu yang masih menempel di perasaan.

bermuara pada mulut
mengumpulkan pahit.

mengeja secara urut
membuang semua rasa sakit.

CUH ....
Ludah itu untukmu
dan semua masa laluku.

berpindah melawan arus rindu yang biasanya
mengalahkan keinginan untuk mencintaimu selamanya.

menggedor beribu pintu
menawarkan cinta yang baru.

bersiap untuk berjuta kenyamanan saat hadir dipersilahkan
berpeluk kembali pada setiap kecewa yang jatuh saat penolakan.

tak masalah ... bagiku itu lebih terpuji daripada hidup di hatimu lagi
sebab kini ... malamku ... bukan lagi tentang kau

singgah ke setiap hati dengan mengguncah
mencari yang paling tepat
kadang lupa mencari sampai melupa hati yang paling dekat.

menyusuri ruang penasaran terbaik
berpasrah akan perasaan yang di bolak-balik.

berputar hebat merotasi waktu
sampai telah datang pesona gugup menunggu akan hadir sebuah temu.

memberi kejutan yang menyenangkan
memberi pelukan yang menenagkan.

mengakhiri dengan kecup
menegaskan masa lalu telah ku tutup.

sampai menetap dengan indah pada satu hati
di satu cinta yang mendiami.

setia pada pilihan walau jauh dari kesempurnaan
sebab bahagia itu diciptakan bukan ditemukan.

bertanggung jawab secara adil pada setiap keping hatinya yang aku ambil
bertanggung jawab secar apenuh agar hubungan tetap utuh.

menjadi alasan satu-satunya cinta yang jatuh
tanpa memaksa harapan lain harus runtuh.

menjagamu tetap utuh dipelukanku
hingga terlepas oleh kehendak waktu.

karna kamu kini adalah kamu ...
bukan lagi tentang dia ...

elegi hemostatis ...
karya Wira Nagara.

TULISAN

Bagiku...bukan hanya sekedar kumpulan huruf yang membentuk kata
dan sekumpulan kata yang membentuk sebaris frasa..

Sebuah tulisan bermakna segala nya..
Lebih dari itu,tulisan bisa lebih leluasa mengungkapkan rasa disaat lidah terasa kelu untuk berbicara..

Sebuah tulisan,sejati nya adalah pengungkapan perasaan yang terpendam..

Karena sebuah tulisan bisa berani tampil di barisan terdepan,disaat diri ini dikuasai rasa malu dikala ingin mengungkapkan..

Sebuah tulisan,membuat sesuatu yang terasa abstrak menjadi nyata..

Mengingatmu seperti sebuah kata yang tertunda

Kata-kataseperti air mengalir sampai akhir takakan habis membasahi lidah..
memenuhi kepala berdesak-desak dan penuh dengan ingatan-ingatan yang enggan untuk dilupakan..
kata-katakembali mengelana mencari makna,,
segenap rasa kubiarkan mengalir sampai merambat pada tebing – tebing yang memagari butiran gelisahku..

senyummu yang selalu membuatku kagum,,
adakah semalam kau selipkan namaku dalam mimpi indahmu ..?
apakah salah jika menahan sejenak..
untuk meyakinkan kegamangan yang semakin menjadi..
melewati setiap lipatan waktu selalu saja kuhitung jarak yang tercecer di jauhnya kenyataan..
sampai permohonan yang sama-sama kita harapkan akan terjadi..

lihatlah, malam ini angin malas berhembus…
udara yang turun begitu dingin menembus rusuk..!
semakin lama resah ku menyatu dalam keinginan nyata dilorong-lorong hati…
semua karenaNya kita harus berpisah dan melupakan beberapa bagian cerita yang pernah ada..!?
agar kita sama-sama tahu dan mengerti bahwa khilaf akan selalu ada setiap waktu..

entahlah,..
semua akan kubiar lepas melayang dibawa debu jalan..
karena aku belum sempat berkata lewat hati juga rasa yang selalu berharap..
mengingatmu seperti sebuah katayang masih tertunda…
karena kau dan aku membangun cinta lewat suara..
dari makna dari gemuruh dalam dada dan resah setiap waktu…

sebuah kata masih tertunda dan anganku ingin bergantung..
menggapai harap tapi selalu takpernah sampai..
pesanku sungguh tak mampu kusampaikan segera…
airmata yang sama kulihat mengalir dpipimu..
hatiku enggan jika hanya dijadikan pelengkap…
sementara kaki kita melangkah entah kemana…

jika sama-sama diam takkan pernah ada jawaban..
dan airmata selalu kita jadikan alasan untuk ungkapkan kesedihan,..
yang takpernah habis selalu saja singgah di hati…
hingga kau dan aku takpernah bisa mengakui dengan kata-katayang lebih jujur..

saat aku berbisik, ingin rasanya kupetik setiap tanggal yang berlalu..
agar berhenti sejenak untuk mengulang memori yang terluka..
dan kita pun bisa perbaiki serpihan rasa yang dulu sama-sama kita janjikan..!!!!

Aku Juga Punya Sisi Lain

Aku bahagia meskipun aku terkadang menangis sendirian atas apa yg menggangguku

Iya,,sendirian..
karena tak semua orang paham dan mengerti tentang apa yg kurasakan.
tak semua orang menjalani apa yg kujalani.
dan,tak semua orang memahami jalan pikiranku.

banyak yg bilang bahwa ini berlebihan.

yah,,
Itu hanya karena mereka tak merasakan.
Itu karena mereka tak merasakan apa yg kurasakan.

Rasanya aku ingin mengeluh,
tapi kepada siapa aku harus berbagi?
Aku bahagia,sangat bahagia..
tapi aku juga punyasisi lain..!!

Malam itu

sepertiga malam..
seperti biasa..
lamunanku kembali beranjak pada masalalu.
ingin ku lupakan segala perih karena luka yg ku tanggung sendiri.
Saat uluran tangan yang ku harapkan,
justru tamparan yg menyambar segala relung hati.
adakah perdulimu terhadapku,

Sahabatmu Yang Rela Berbela Nyawa

Semoga ada sisa umur untuk bertaubat akan yang salah
dan ada sisa sabar untuk memaafkan yang tersalah

Paling bagus memang jadikan orang lain sebagai cerminan amal kita
dan jadikan diri sendiri cerminan amal orang lain

Meruah emosi memang sementara bisa puaskan diri
sampai satu saat tiada sadar ia meracuni hati

Namun rasa sayang memang lebih banyak terkandung dalam diam
saat bicara justru menyakiti dan berbuat bisa jadi dzalim

Sebab dalam diam doa akan terpanjat sempurna
sebab dalam diam akan memadamkan riya

Sebab diam membuatmu mendengar
bukan selalu ingin didengar dan kuharap diamku ini jadi bukti cinta
yang jadi alasan Allah kumpulkan kita berbagi surga

dari = sahabatmu yang rela berbela nyawa

Teman Lamaku

Sepi merayap menyambangi...
Melontarkan aku pada kejayaan masa lalu...
Terngiang suara tawa ceria...
Hanya sedikit tetes airmata tersisa...

Saat ini...
Berharap ku kembali ke masa laluku...
Dimana sekelompok guru tersenyum...
Melihat tingkah polah ku dan teman teman ku...
Bahkan terkadang mereka harus bersedih dan mengurut dada....
Melihat kenakalan kita..

Aku ingat masa itu..
Masa 3 tahun yang telah menguras energi mudaku..
Tertawa Gembira..
MenangisBersama....
Takkan pernah hilang kenangan itu dalam pelupuk mataku...

Teman ku yang baik....
Kutahu ku tak kan pernah bisa mengembalikan masa lalu...
Ku takkan pernah bisa memutar waktu....

Tetapi...
Ijinkan aku untuk mengumpulkan yang telah terserak....
Ijinkan aku untuk merajut kembali kenangan kenangan yang sempat terkoyak....
Ijinkan aku untuk merendalagi kisah persahabatan yang pernah hilang...

Teman...
Aku ingin sekali menyambung tali silaturahmi yang sempat terputus...
Aku ingin sekali berkumpul dengan kalian.....
Dan bercerita tentang asa, cita dan cinta yang pernah kita ukir saat kita duduk di bangku sekolah itu..

Temanku terkasih...
Aku ingin sekali meminta ma'af pada guru guruku atas kesabaran mereka menghadapi kenakalan dan tingkah polahku....
Aku ingin sekali berterimakasih pada mereka atas jasa jasanya yang telah membuatkunmenjadi seperti sekarang...

Temanku ....
Ijinkan aku untuk meraih mimpi mimpi ku....
karna kuyakin....
Mimpiku saat ini sama dengan apa yang kau dan kalian rasakan...

Teman....
Mari kita bergandengan tangan....
Pejamkan mata....
Satukan rasa....
Buang segala perbedaan....
Untuk mewujudkanmimpi....
Dan melangkah bersama..

Pelangi Itu Masih Ada

Sejenak,,ucapan itu mencambuk batinku
Menorehkan luka dalam relung hati
Tamparan yg begitu keras dalam hidupku
Memecahkan bendungan air mata ini
Anganku masih panjang
Disana pelangi masih ada untuk ku
Ku coba mengeraskan dinding hati ini
Mengabaikan suara suara merka yg mencoba melemahkanku
Walau tangan ini tak mampu membungkam suara mereka
Tapi tangan ini masih bisa menutup telingaku dari suara suara itu
Walau daya ini tak mampu mencegah mereka tuk menjatuhkan ku
Tapi aku masih mampu bangun dengan tumpuan keikhlasan dan ketegaran hati .
Karna pelangi itu masih ada disana
Walau harus melalui proses yang sangat panjang
Begitupun dengan impianku

salam buatmu selalu..

Your scenario

Betapa sulitnya lari dan mencoba melupakanmu..
Sampai akhirnya seseorang mampu mengajakku pergi dari keterpurukan menunggumu..
Dan ternyata dia mampu membuatku melupakanmu dan meninggalkan semua kesakitan ini. .

Namun kamu GILA..
Datang kembali disaat seperti ini. .
Mencoba mengusik ingatan yang telah lama ku buang..
mencuri setiap kenangan yang pernah ku pendam..

Apa maunya hatimu?
Apa maksud dari semua sekenario yang kamu buat?
Betapa jahatnya kamu..melebihi kebaikan yang selalu ku lihat. .

Dimensi Waktu


Malam kini mulai menjadi gelap
tanpa bintang dan rembulan yang menyinari
semua menjadi sunyi,sepi, dan senyap

Masa Indahku


Aku bahagia saat mengenang kisah kita
meski akhirnya aku menangis
saat aku sadari kenyataannya kini
dalam kekecewaan aku merindukanmu
dalam perihnya rindu aku masih mencintaimu

Rindu Tak Bertuan

Adakah engkau disana sepertiku?
memasuki dunia hayalku yang mencaci
aku berhayal berdua bersamamu
menggenggam tanganmu

Pita Hatiku


Saat kata tak mampu terungkap langsung
hati ini menjerit memanggilmu
bagai pagi yang tak bertemu malam

Isi Hati


hari ini aku mau ngungkapin isi hati ini

sebenernya selama ini aku sudah banyak salah ke kamu
tapi semuanya aku lakukan untuk kebaikan kita
ini memang salahku
dan ini memang caraku
cara agar aku bisa lupakanmu
cara agar aku bisa menghentikan cinta ini
cara agar aku bisa jauh darimu